Medan, (Analisa). Institut Teknologi Medan (ITM) kembali di­percaya Ke­men­terian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemen­ristekdikti) men­jadi salah satu peserta pameran Ritech Expo 2018 yang diadakan di Riau 9-12 Agus­tus mendatang, setelah sebelumnya di USU.

Pameran tahunan ini penye­lenggaranya adalah Kemenris­tek­dikti di mana pesertanya dari sejumlah lembaga pemerintahan non-kementerian (LPNK), per­gu­ruan tinggi negeri, institut, politeknik negeri, balitbang daerah dan kementerian.

“Sedangkan dari perguruan tinggi swasta (PTS) yang diun­dang hanya tiga yakni Uni­ver­sitas Mercu Buana, Politeknik Caltex Riau (PCR), dan ITM sendiri,” sebut Rektor ITM Ir Mahrizal Masri MT didampingi WR I Hermansyah Alam MT, Kabiro Humas M Vi­vahmi, SH MSi kepada wartawan di ruang ker­janya, Kamis (2/8) sore.

Dalam pameran tersebut, ITM akan me­nampilkan berbagai hasil riset dan inovasi di bidang teknologi untuk dipamerkan di Kom­pleks Rumah Dinas Gu­bernur Riau seperti penelitian energi terbarukan. Kemudian dari mesin yaitu mobil hemat energi dan pesawat tanpa awak, serta dari kimia ada beberapa yang ditampilkan di sana. Rektor mengakui tidak me­nge­tahui ba­gaimana Kemen­ristek­dikti menilainya, se­hing­ga terpilih menjadi peserta Ritech Expo 2018 di Riau.

“Proposal undangan ini tiba-tiba datang dan kita diundang lagi ikut pameran tersebut. Hal ini juga merupakan kebanggaan ter­sen­diri bagi kita karena dipercaya menjadi pe­ser­ta pame­ran Ritech Expo 2018,” tan­dasnya.

Tapi menurutnya, Kemenris­tekdikti mem­beri kepercayaan kepada ITM ikut pameran ter­­sebut mungkin disebabkan produk pe­ne­li­tian sudah go international di Singapore. Be­gi­tu juga penelitian yang berkolaborasi de­ngan Uni­versitas Perlis mendapat medali emas di Korea.

Dengan menjadi peserta pameran ini diharapkan memo­tivasi pihaknya untuk terus melakukan penelitian dan menghasilkan produk-produk inovasi yang berguna bagi masyarakat, ins­titusi dan bangsa. (bara)

Comodo SSL